Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kebumen, Senin (30/7/2018). Kunjungan kerja ini dimaksudkan dalam rangka studi referensi terkait dengan penanganan jalan rusak atau berlubang yang ada di Kabupaten Sleman.
Bambang Paryono selaku Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kebumen beserta rombongan disambut oleh Ir. R. Sapto Winarno, MT (Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman) didampingi Taupiq Wahyudi, ST, MTP (Sekretaris DPUPKP Kabupaten Sleman), Achmad Subhan, ST (Kepala Bidang Bina Marga) beserta Fauzan Ma’ruf, ST (Kepala Seksi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan) dan Danang Priyadi, ST, MT (Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan).
Dalam sambutannya, Ir. R. Sapto Winarno, MT menjelaskan bahwa Kabupaten Sleman memiliki panjang jalan 699,5 Km yang berstatus jalan kabupaten, dengan kondisi jalan 53,25% baik, 34,29% sedang, 10,04% rusak ringan, dan 2,42% rusak berat. Jalan kabupaten tersebut dalam peningkatan dan pemeliharaannya menjadi tanggungjawab DPUPKP Kabupaten Sleman. Dalam pemeliharaan dan penanganan jalan rusak atau berlubang, DPUPKP Kabupaten Sleman memiliki AMP (Asphalt Mixing Plant) / alat pencampur aspal dan peralatan penunjang guna menanggulangi kerusakan jalan yang dikelola oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Peralatan, Laboratorium, dan Pengelolaan Aspal.
Achmad Subhan, ST menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan jalan, DPUPKP Kabupaten Sleman memiliki 3 wilayah kerja, yakni pemeliharaan jalan sleman barat, pemeliharaan jalan sleman tengah, dan pemeliharaan jalan sleman timur. Sehingga apabila ada laporan warga melalui Aplikasi Lapor Sleman, Surat Warga Website, E-mail, sosial media, telepon, sms maupun secara lisan tentang kerusakan jalan bisa segera tertangani dengan cepat.
Rombangan DPRD Kabupaten Kebumen kemudian menuju UPT Peralatan, Laboratorium, dan Pengelolaan Aspal yang berlokasi di Jalan Garuda, Pedukuhan Klelen, Desa Trimulyo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman untuk melihat secara langsung pelaksanaan teknis pengoperasian AMP dan peralatan penunjangnya. Studi banding ini juga sebagai bahan pertimbangan bagi DPRD Kabupaten Kebumen dalam penanganan jalan rusak atau berlubang yang ada di daerahnya.
Foto Suasana Kunjungan Kerja DPRD Kebumen



