Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pembangunan Kapanewon Turi pada Jum’at, (19/09/2025) dalam rangka mendukung kelancaran dan transparansi pelaksanaan pembangunan, bertempat di Aula Kapanewon Turi. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta perwakilan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Panewu dan Panewu Anom Kapanewon Turi, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim teknis, kontraktor, dan konsultan pengawas pembangunan. Dari unsur masyarakat, hadir pula Dukuh Balong, ketua RT/RW, serta perwakilan pelaku usaha lokal di sekitar lokasi pembangunan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana dan tahapan pembangunan Kapanewon Turi yang dilaksanakan secara bertahap selama tahun 2025 hingga 2026. Pada tahun 2025, pekerjaan difokuskan pada pematangan lahan, pembangunan struktur gedung utama (dari pondasi hingga struktur atap), pembuatan dinding penahan tanah di sekeliling area, serta pembangunan sebagian area pasar. Saat ini, proses pembersihan lahan (land clearing) dan cut & fill telah dimulai dengan dukungan alat berat yang sudah berada di lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diminta untuk turut serta dalam mengawasi jalannya pembangunan, agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan perencanaan dan tetap memperhatikan kenyamanan warga sekitar. Pihak kontraktor menyampaikan komitmennya untuk meminimalkan gangguan suara selama proses pekerjaan berlangsung, serta memastikan keamanan aliran sungai di sekitar lokasi agar tidak mengganggu aktivitas pertanian warga.
Terkait dengan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan yang kerap terjadi kecelakaan, akan dilakukan pengaturan lalu lintas secara berkala. Selain itu, akan disiapkan pembersihan roda kendaraan proyek yang membawa tanah/kotoran agar tidak mengotori jalan umum, serta pemasangan penerangan jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, proyek ini juga akan melibatkan warga lokal sebagai tenaga kerja, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, DPUPKP Sleman menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan dan menjaga komunikasi yang terbuka antara pemerintah, pelaksana proyek, dan warga.
Foto Suasana Kegiatan
