Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Studi Komparasi Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan ke dua lokasi, yakni PT Vinilon Jaya Sakti di Kabupaten Mojokerto pada (26/11/2025) serta KPSPAM Tirta Boro Panggung di Kabupaten Malang pada (28/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan teknis dan kelembagaan guna mendukung pengelolaan air minum perdesaan yang efektif dan berkelanjutan.
Pada kunjungan pertama ke PT Vinilon Jaya Sakti, rombongan DPUPKP Sleman mendapatkan pemaparan terkait proses produksi pipa berstandar nasional serta sistem pengendalian mutu yang ketat. Vinilon merupakan salah satu pemasok utama kebutuhan perpipaan program air bersih di Sleman, dengan produk yang dikenal tahan lama, ramah lingkungan, dan memenuhi standar internasional. Perusahaan ini juga memiliki tiga bidang usaha—manufaktur, distribusi, dan jasa—yang mendukung berbagai proyek SPAM di Indonesia.
Kunjungan kedua dilakukan ke KPSPAM Tirta Boro Panggung, lembaga pengelola air minum berbasis masyarakat yang berkembang pesat di Malang. Dalam kesempatan tersebut, DPUPKP Sleman mempelajari sejarah pengelolaan, perkembangan kelembagaan, serta strategi pelayanan masyarakat yang telah dijalankan sejak 2001. Rombongan juga memperoleh gambaran mengenai pencapaian lima tahun terakhir, termasuk renovasi gedung sekretariat, pembangunan sumur baru, perluasan jaringan layanan, dan penguatan legalitas.
Selain aspek teknis, KPSPAM Tirta Boro Panggung turut memaparkan berbagai kegiatan sosial yang mereka jalankan bagi masyarakat, seperti dukungan untuk tempat ibadah, pavingisasi lingkungan, serta bantuan sosial. Pemerintah Desa Banjararum dan Asosiasi KPSPAM Kabupaten Malang memberikan apresiasi atas upaya DPUPKP Sleman dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan SPAM melalui studi komparasi ini.
DPUPKP Sleman menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang hangat dari kedua lembaga. Melalui studi komparasi ini, DPUPKP berharap dapat mengadopsi inovasi teknis, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta meningkatkan kualitas layanan SPAM perdesaan di Sleman. Pertukaran pengalaman dengan pelaku industri dan pengelola berbasis masyarakat dinilai menjadi langkah strategis menuju pelayanan air minum yang lebih layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Foto Suasana Kegiatan
